📖 Roma 8:29
“Sebab semua orang yang dipilih-Nya
dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan
gambaran Anak-Nya...”
Pendahuluan
Setiap orang percaya memiliki tujuan
yang sama dalam rencana Allah, yaitu menjadi semakin serupa dengan Kristus.
Tuhan tidak hanya ingin memberkati
kita.
Tuhan juga ingin membentuk kita.
Kadang-kadang kita lebih fokus
meminta Tuhan mengubah keadaan, sementara Tuhan sedang memakai keadaan untuk
mengubah kita.
Roma 8:29 menjelaskan bahwa tujuan
Allah adalah:
"...menjadi serupa dengan
gambaran Anak-Nya."
Artinya, sasaran akhir kehidupan
Kristen bukan sekadar keberhasilan, melainkan keserupaan dengan Kristus.
1. Tujuan Tuhan Adalah Membentuk Kita Menjadi Serupa
Kristus
Banyak orang berpikir tujuan utama
Tuhan adalah membuat hidup kita nyaman.
Tetapi tujuan terbesar Tuhan adalah
membentuk karakter Kristus dalam hidup kita.
📖 Roma 8:29
“...ditentukan-Nya dari semula untuk
menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya.”
📖 Galatia 4:19
“...sampai rupa Kristus menjadi
nyata di dalam kamu.”
📖 Efesus 4:13
“...sampai kita mencapai kedewasaan
penuh.”
Karakter Kristus meliputi:
- kasih,
- kerendahan hati,
- ketaatan,
- kesabaran,
- pengampunan,
- kesetiaan.
Ilustrasi
Seorang pemahat melihat sebuah
patung indah di dalam sebongkah batu. Untuk menghasilkan karya yang indah, ia
harus memahat dan membuang bagian-bagian yang tidak diperlukan.
Demikian juga Tuhan sedang membentuk
hidup kita.
Implikasi
Tuhan lebih tertarik pada siapa kita
sedang menjadi daripada apa yang sedang kita miliki.
2. Tuhan Memakai Proses untuk Membentuk Karakter
Karakter tidak dibangun dalam satu
hari.
Karakter dibentuk melalui perjalanan
hidup.
Tuhan memakai:
- kesulitan,
- penantian,
- kegagalan,
- tantangan,
- bahkan penderitaan.
📖 Yakobus 1:2–4
“Anggaplah sebagai suatu kebahagiaan
apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan...”
📖 Roma 5:3–4
“Kesengsaraan menimbulkan
ketekunan...”
📖 1 Petrus 5:10
“Allah... akan melengkapi,
meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu.”
Ilustrasi
Besi ditempa dalam api sebelum
menjadi pedang yang kuat.
Demikian juga Tuhan memakai berbagai
pengalaman hidup untuk membentuk karakter rohani kita.
Implikasi
Jangan hanya bertanya:
"Mengapa ini terjadi?"
Tetapi belajarlah bertanya:
"Tuhan, apa yang ingin Engkau ajarkan
melalui proses ini?"
3. Proses Tuhan Tidak Selalu Mudah, Tetapi Selalu Baik
Saat menghadapi kesulitan, kita
sering merasa Tuhan jauh.
Padahal sering kali justru di masa
sulit Tuhan sedang bekerja paling dalam.
📖 Roma 8:28
“Allah turut bekerja dalam segala
sesuatu untuk mendatangkan kebaikan...”
📖 Mazmur 119:71
“Bahwa aku tertindas itu baik
bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu.”
📖 Yesaya 48:10
“Sesungguhnya, Aku telah memurnikan
engkau...”
Tidak semua proses menyenangkan.
Tetapi semua proses yang diizinkan
Tuhan memiliki tujuan yang baik.
Ilustrasi
Seorang petani harus menanam benih
di dalam tanah yang gelap sebelum benih itu bertumbuh menjadi tanaman yang
kuat.
Demikian pula Tuhan sering memakai
masa-masa yang sulit untuk menghasilkan pertumbuhan yang besar.
Implikasi
Percayalah kepada Tuhan bahkan
ketika Anda belum memahami proses yang sedang berlangsung.
4. Karakter Kristus Akan Terlihat dalam Hidup yang
Diubahkan
Ketika seseorang terus berjalan
bersama Tuhan, perubahan akan terlihat.
Bukan hanya dalam perkataan, tetapi
juga dalam sikap hidup.
📖 2 Korintus 3:18
“Kita diubah menjadi serupa dengan
gambar-Nya...”
📖 Galatia 5:22–23
“Buah Roh ialah kasih, sukacita,
damai sejahtera...”
📖 Kolose 3:12–14
“Kenakanlah belas kasihan,
kemurahan, kerendahan hati...”
Orang yang sedang dibentuk Tuhan
akan semakin:
- mengasihi,
- sabar,
- rendah hati,
- mudah mengampuni,
- setia dalam pelayanan.
Ilustrasi
Pohon tidak langsung berbuah ketika
ditanam. Tetapi setelah melalui musim demi musim, buahnya mulai terlihat.
Demikian pula karakter Kristus akan
terlihat melalui proses pertumbuhan yang terus-menerus.
Implikasi
Perubahan karakter adalah bukti bahwa
Tuhan sedang bekerja dalam hidup kita.
🔥 Aplikasi Praktis
Mari kita merenungkan:
- Proses apa yang sedang Tuhan izinkan terjadi dalam
hidup saya?
- Apakah saya sedang melawan proses Tuhan atau belajar
darinya?
- Karakter Kristus apa yang sedang Tuhan bentuk dalam
diri saya?
- Apakah saya semakin serupa dengan Kristus dibandingkan
tahun lalu?
Hari ini Tuhan memanggil kita untuk:
➡
mempercayai proses-Nya
➡ tetap setia dalam masa sulit
➡ belajar dari setiap pengalaman hidup
➡ bertumbuh menjadi serupa dengan
Kristus
Penutup
Tuhan tidak pernah menyia-nyiakan
proses dalam hidup kita.
Setiap air mata, setiap pergumulan,
setiap penantian yang kita alami dapat dipakai Tuhan untuk membentuk karakter
Kristus di dalam diri kita.
Jangan menyerah ketika proses terasa
berat.
Karena Tuhan sedang mengerjakan
sesuatu yang indah.
Sebagaimana seorang pemahat
membentuk karya agungnya, demikian pula Tuhan sedang membentuk hidup kita
menjadi serupa dengan Anak-Nya.