“Tetapi jika kita hidup di dalam
terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan
seorang dengan yang lain, dan darah Yesus Kristus, Anak-Nya itu, me
nyucikan
kita dari segala dosa.”
Pendahuluan
Dalam bulan Maret ini kita sedang
berada dalam rangkaian tema tobat dan pembaruan hidup.
Beberapa minggu terakhir kita belajar tentang:
- hati yang bertobat
- meninggalkan dosa
- kembali kepada Tuhan
Hari ini Firman Tuhan membawa kita
pada langkah berikutnya: penyucian hidup.
Pertobatan membuka pintu pemulihan,
tetapi penyucian memampukan kita bertumbuh.
Firman Tuhan hari ini diambil dari
surat 1 Yohanes yang ditulis oleh rasul Yohanes kepada jemaat yang sedang
belajar hidup dalam terang.
1. Hidup Dalam Terang adalah Pilihan Hidup
Ayat ini dimulai dengan kalimat:
“Jika kita hidup di dalam terang…”
Terang di sini menunjuk pada kehidupan
yang terbuka di hadapan Tuhan.
Hidup dalam terang berarti:
- hidup jujur di hadapan Tuhan
- tidak menyembunyikan dosa
- tidak hidup dalam kepura-puraan
Sebaliknya, hidup dalam kegelapan
berarti:
- menyembunyikan kesalahan
- mempertahankan dosa
- berpura-pura rohani
Saudara-saudari,
Tuhan tidak memanggil kita untuk
terlihat sempurna.
Tuhan memanggil kita untuk hidup dalam terang.
2. Hidup Dalam Terang Membawa Persekutuan
Firman Tuhan berkata:
“Maka kita beroleh persekutuan
seorang dengan yang lain.”
Sering kali orang berpikir dosa
hanya mempengaruhi hubungan dengan Tuhan.
Padahal dosa juga merusak hubungan
dengan sesama.
Dosa melahirkan:
- kecurigaan
- kepahitan
- jarak dalam relasi
Tetapi ketika kita hidup dalam
terang:
- relasi dipulihkan
- kejujuran muncul
- kasih bertumbuh
Gereja yang sehat adalah gereja yang
hidup dalam terang, bukan dalam kepura-puraan.
3. Darah Kristus yang Menyucikan
Bagian inti ayat ini berkata:
“Darah Yesus menyucikan kita dari
segala dosa.”
Ini adalah kabar Injil yang sangat
penting.
Kita tidak disucikan oleh:
- usaha kita
- perbuatan baik kita
- disiplin rohani kita
Kita disucikan oleh pengorbanan
Kristus di kayu salib.
Darah Kristus:
- mengampuni dosa
- membersihkan hati
- memulihkan relasi dengan Allah
Itulah sebabnya menjelang Paskah
kita diingatkan kembali akan kuasa salib.
4. Penyucian Membuka Jalan Pertumbuhan
Mengapa Tuhan menyucikan kita?
Bukan hanya supaya kita diampuni.
Tuhan menyucikan kita supaya kita bertumbuh
menjadi serupa Kristus.
Dosa menghambat pertumbuhan rohani.
Dosa membuat:
- hati keras
- iman lemah
- relasi rusak
Tetapi ketika hidup kita disucikan,
Roh Kudus bekerja membentuk kita.
Penyucian adalah awal dari
pertumbuhan rohani yang sehat.
π₯ Aplikasi Praktis
Mari kita merenungkan beberapa
pertanyaan:
- Apakah ada area hidup yang masih saya sembunyikan dari
Tuhan?
- Apakah saya hidup dalam terang atau dalam
kepura-puraan?
- Apakah saya sungguh percaya bahwa darah Kristus sanggup
menyucikan saya?
Tuhan tidak mencari orang yang tidak
pernah jatuh.
Tuhan mencari orang yang bersedia datang
kepada terang-Nya.
Penutup
Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan,
Tidak ada hidup rohani yang
bertumbuh tanpa penyucian.
Jika kita ingin:
- iman kita bertumbuh
- kasih kita bertumbuh
- pelayanan kita bertumbuh
maka kita harus hidup dalam terang
Tuhan.
Dan kabar baiknya adalah:
Darah Yesus Kristus tidak hanya
mengampuni, tetapi juga menyucikan.
Mari kita datang kepada Tuhan dengan
hati yang terbuka dan berkata:
“Tuhan, sucikan hidupku.
Bersihkan hatiku.
Supaya aku dapat bertumbuh menjadi serupa dengan Engkau.”
Amin. π
0 comments:
Posting Komentar